Film Hayya: The Power of Love 2,
Mencari Cinta dan Keimanan
Beberapa hal menarik ketika film
212 The Power of Love dirilis, diantaranya
adalah kontroversi yang melibatkan perbedaan pendapat antara seorang anak
dengan Ayahnya. Rahmat yang sudah merantau ke Jakarta dan bekerja di salah satu
kantor media kini harus berhadapan dengan hal yang baru.
Hayya: The Power of Love 2 adalah
film Indonesia yang merupakan sekuel dari film '212: The Power of Love'. Film
ini disutradarai oleh Jastis Arimba dan ditulis oleh Ali Eunoia. Dibintangi
oleh Fauzi Baadila sebagai Rahmat, Adhin Abdul Hakim sebagai Adin, Amna Hasanah
Sahab sebagai Hayya, Meyda Sefira, Hamas Syahid, Humaidi Abas, Fajar Lubis,
Asma Nadia dan Ria Ricis. Film ini mengambil latar belakang Indonesia dan
Palestina dengan durasi 101 menit ini didedikasikan untuk jasa para relawan
kemanusiaan seluruh dunia yang peduli terhadap konflik Palestina – Israel. Film
ini mengangkat tema tentang kemanusiaan dan menceritakan pentingnya cinta
terhadap sesama manusia, terutama di negeri Palestina yang mengalami konfik
berkepanjangan.
Sinopsis
Film Hayya, The Power of Love 2 bercerita
tenatang Rahmat (Fauzi Baadila) yang dihantui perasaan bersalah dan dosa di
masa lalu. Rahmat (32 tahun) yang bekerja sebagai seorang jurnalis, masih
menyimpan masa lalu di kepalanya. Ia merasa memiliki dosa dan dihantui rasa bersalah
di masa lalu. Rahmat berusaha meyakinkan dirinya tentang cinta dan keimanan. Niatnya
untuk berhijrah harus melalui proses yang berliku-liku. Selagi masih menjadi
seorang jurnalis, Rahmat kemudian memutuskan untuk menjadi seorang relawan
kemanusiaan. Ia mendapatkan tugas berada di pengungsian perbatasan Palestina. Sebuah
tempat yang selalu dirundung konflik dan masalah besar. Saat bertugas jadi
relawan, Rahmat bertemu dengan Hayya, seorang bocah yang masih berusia lima
tahun yang sudah menjadi Yatim-Piatu karena konflik yang terus terjadi di
Palestina. Dibalik permasalahan yang terjadi padanya, Hayya tetaplah seorang
gadis lucu nan lucu.
Pertemuan Rahmat dengan Hayya
memberikan siklus baru bagi kehidupan Rahmat. Ada hal-hal baru yang ia temukan.
Bukan lagi tentang mencari hal-hal yang selama ini begitu ingin ia temukan.
Namun, hal-hal baru yang sungguh tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Pada
satu titik, perpisahan dimulai, Hingga suatu ketika, Rahmat harus kembali ke Indonesia
karena harus menikah dengan tambatan hatinya, Yasna. Rahmat yang harus pulang
ke Indonesia membuat Hayya sedih. Bak cinta segitiga, Hayya hadir dalam
hubungan Rahmat dan Yasna yang ingin menikah.
Disajikan dengan drama yang
kompleks, Hayya: The Power of Love 2 menyajikan banyak cerita-cerita lucu yang
menggemaskan. Film ini akan memperlihatkan betapa pentingnya cinta terhadap
sesama manusia, terutama di negeri Palestina yang tengah mengalami konflik
berkepanjangan.
Bagaimana kelanjutan kisah
mereka? Untuk menjawab rasa penasaran, kamu bisa menyaksikan filmnya langsung
di bioskop kesayanganmu!
Tayang mulai tanggal 19 September 2019, cek jadwal dan
beli tiket bioskop film Film Hayya: The Power of Love 2 di situs atau aplikasi
BookMyShow yang tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS.
Hari pertama tayang film ini sudah mendapat antusias dari masyarakat sebanyak 93 000 Penonton (Sumber Liputan 6.com), Ayo kita Jaga Film Hayya agar tetap bertengger di posisi atas, karena keuntungan nya akan disumbangkan untuk kemanusiaan.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Film Hayya, The Power of Love 2"
Posting Komentar